PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD, KEPALA SEKOLAH SMK MUHAMMADIYAH 3 NGORO AJAK SELURUH WARGA SMK MUTIA MENELADAN PERJUANGAN NABI MUHAMMAD SAW.

Ngoro, Jum'at 15 Oktober 2021 - SMK MUTIA melaksanakan kegiatan keagamaan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini di hadiri oleh seluruh keluarga besar SMK MUTIA mulai dari Kepala Sekolah, seluruh Dewan Guru serta siswa-siswi SMK MUTIA kelas X, XI dan XII. Mengambil tempat di kampus 2 SMK MUTIA (Pondok Modern Bustanul Qur'an), kegiatan ini dimulai pukul 06.30 diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah yang dipimpin langsung oleh Bapak Kepala Sekolah Ust. Ednan Rudianto, S.H., M.Kn. dilanjutkan dengan tausiyah agama mengenai kisah kelahiran dan perjuangan Nabi Muhammad SAW.

 

Pada momen Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Kepala Sekolah menyampaikan kepada seluruh dewan guru dan siswa-siswi SMK MUTIA yang hadir bahwa untuk mengenang Maulid Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya dengan dirayakan secara simbolis, perlu diingat bahwa manusia paling tinggi jasa dan perjuangannya adalah nabi Muhammad SAW, beliaulah satu-satunya pemimpin yang tetap memikirkan umatnya hingga akhir hayat, seperti yang dikutip oleh Ust. Ednan pada kisah wafatnya Nabi, “Sebelum Akhir Hayatnya , Nabi bertanya kepada Malaikat Jibril A.S, Bagaimana keadaan umatku setelah ditinggal olehku?”, dari sini bisa kita petik pelajaran bahwasanya perjuangan Nabi Muhammad dalam memperjuangkan umatnya hingga akhir hayat, oleh karena itu tidak lupa pesan untuk anak didik SMK MUTIA untuk senantiasa memuji dan mengagungkan nama Nabi Muhammad SAW serta mengikuti amal dan langkahnya dalam kehidupan sehari-hari. Ust. Ednan juga mengutip sabda Nabi SAW “Jagalah Sholatmu, celaka bila engkau meninggalkan sholat!” agar memotivasi siswa-siswi SMK MUTIA terus menjaga ibadahnya dan menghindari perbuatan yang sia-sia.

 

Di sela kegiatan kajian, terdapat momen mengharukan ketika Ust. Ednan menanyai kepada seluruh siswa-siswi SMK MUTIA “Adakah siswa-siswi disini yang ditinggal ayah, ibu atau bahkan ayah dan ibunya sekaligus?” sama halnya dengan Nabi Muhammad SAW yang ketika lahir ayahnya sudah meninggal dunia. Pada momen ini terdapat 8 siswa yang berdiri karena sudah menjadi anak yatim, piatu, maupun yatim piatu. Mereka diberi santunan oleh pihak sekolah dalam berkah Maulid kali ini. Tak lupa Ustad Ednan memberikan pesan  kepada siswa siswinya. "Kepada siswa-sisiwku yang sudah ditinggal lebih dahulu oleh orang tua kalian, janganlah kalian putus asa, tetaplah tumbuh seperti baginda Muhammad SAW. Beliau tetap tegar dan tumbuh menjadi sosok pemimpin terbaik sepanjang massa, Meskipun lahir di dunia sudah dalam Keadaan tanpa Ayah" Pungkasnya.

 

Di sesi akhir, tausiyah ditutup dengan do’a bersama seluruh Dewan Guru dan siswa-siswi dipimpin Ust. Ednan agar selalu diberi kesehatan dan keberkahan dalam kegiatan belajar mengajar. Selanjutnya, acara ditutup dengan agenda makan bersama seluruh Dewan Guru dan siswa-siswi SMK MUTIA.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *