PERKUAT KERJASAMA DUDI, SMK MUTIA TEKEN MOU DENGAN MNC

SURABAYA, Pembelajaran di sekolah kejuruan semakin dituntut agar selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Sehingga, kompetensi lulusan SMK dapat diterima dalam persaingan dunia usaha dan pasar kerja.

Seperti yang dilakukan SMK Muhammadiyah 3 Mojokerto (SMK MUTIA) melalui kerjasama yang dibangun dengan berbagai kalangan industri. Salah satunya perusahaan raksasa media MNC Group yang baru saja disasar sekolah ultersebut untuk menjalin kerjasama. Sekolah tersebut menjalin kerjasama melalui penandatanganan MoU antara Kepala SMK Mutia Ednan Rudianto dan Kepala Biro MNC Jatim Ahmad Wiliyanto, Selasa (4/5).

Kerjasama yang dibangun tersebut meliputi penyelarasan kurikulum multi media broadcasting, pemagangan siswa, guru tamu, hingga rekrutmen lulusan SMK Mutia. "Melalui kerjasama ini kami berharap kualitas siswa SMK dapat tergarap maksimal. Khususnya kompetensi yang sesuai di bidang keahliannya akan mumpuni dan selaras dengan kebutuhan industri," tutur Ednan Rudianto, S.H.,M.Kn. Selaku Kepala SMK MUTIA, usai penandatangan MoU di Gedung Bursa Efek Indonesia Lantai 12, Surabaya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, secara umum pembelajaran  SMK MUTIA telah difokuskan pada keterampilan siswa melalui bidang keahlian yang disiapkan dan juga penguatan softskill serta tahfidz pada program boarding school nya di PMBQ Boarding School sehingga bisa dikatakan gaya Pendidikan di SMK MUTIA ini bisa disebut Pondok Vokasi . Banyak hal yang harus dipelajari siswa secara langsung dari tutor yang expert di bidangnya. Hal ini diyakininya akan memberi nilai tambah wawasan sekaligus keterampilan siswa. "Dari sisih pengenalan teknologi, penguasaan perangkat broadcasting pertelevisian, sampai kesiapan mental siswa harus dibangun mulai dari sekarang. Sehingga siswa benar-benar dapat mempersiapkan diri menghadapi iklim global di dunia kerja," Ujarnya.

Selain kompetensi yang mumpuni, pengakuan dunia industri juga akan semakin kuat jika para siswa ini memiliki pengalaman kerja. Salah satunya dalam format magang di industri. Tidak hanya itu, sertifikat kompetensi saat ini juga menjadi kebutuhan penting sebagai bekal lulusan SMK. "Karena itu lulusan SMK kami tidak hanya dibekali dengan ijazah kelulusan melainkan juga sertifikat kompetensi sesuai level keahlian siswa," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Biro MNC Jatim Ahmad Wiliyanto menyambut gembira kerjasama tersebut. Menururnya, kesempatan yang telah diberikan perusahaan akan sangat penting bagi siswa maupun pengembangan sekolah. "Kami berharap kerjasama ini akan terus terjalin kuat. Tidak hanya untuk siswa tetapi juga bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan di sekolah tersebut," pungkas Wiliyanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *